Benarkah Penundaan Jakarta City Marathon Karena Politik?

Jakarta City Marathon ditunda! Begitu kabar dari instagram official @mandirijktcitymarathon, bahwa event marathon yang konon akan menjadi race idaman ibukota ini diundur hingga Desember 2018, resminya belum pasti, yang artinya diundur entah sampai kapan.

Penundaan event race itu biasa, Palu Marathon bahkan dibatalkan H-1 akibat bencana alam. Nah yang tidak biasa adalah Jakarta City Marathon (JCM) ditunda di H-3 tanpa ada alasan yang jelas.

Alasan panita karena hujan dan kajian ulang demi kenyamanan pelari. Padahal, hujan dalam seminggu ini pun gak deras-deras amat. Pun hujan justru kadang menyejukkan pelari itu sendiri. Kajian? Jakarta City Marathon di insiasi sejak Juli 2018, lah selama ini ngapain aja?

Lari marathon, tak pelak telah menjadi event gaya hidup sehat masyarakat jaman now. Race Organizer sebagai penyelenggara event biasanya mengadakan bukan hanya lari full marathon sepanjang 42,195 km yang menjadi menu utama, tapi juga kategori half marathon, jarak 10 km, 5 km hingga family run 1,5 km.

Di era 2010’an, antuasiasme masyarakat akan olah raga lari sangat luar biasa, nyaris seluruh event race itu sold out.

Contoh saja Milo Nestle yang konsisten sejak tahun 2004 mengadakan lari 10 km dan 5 km di Jakarta. Tanpa harus ada kategori full marathon saja pesertanya pernah membludak hingga diatas 15 ribu peserta.

Sedangkan event major marathon Indonesia seperti Jakarta Marathon, Bandung Marathon, Bali Marathon, Jogja Marathon hingga Toraja Marathon pesertanya tak pernah kurang dari 7000 peserta.

Dengan uang pendaftaran yang tidak murah untuk satu race ini. Misal dengan rerata setiap lokasi race dari Jakarta, Bandung, Bali dan Jogja saja, event full marathon (FM) mematok harga rata-rata 500 ribu rupiah, untuk half marathon (HM) sebesar 400 ribu rupiah, 10 km seharga 250 ribu rupiah dan 5 km seharga 200 ribu rupiah.

Asumsikan dengan 15 ribu peserta untuk total semua kategori, maka tak kurang dari 5 milyar rupiah omzet yang bisa di hasilkan, untuk satu hari race. Belum lagi pendapatan akomodasi seperti pesawat, kereta api dan tentunya hotel plus larisnya tempat kuliner di daerah sepanjang race berlangsung. Event marathon menjelma menjadi acara sport tourism.

Bagaimana dengan Jakarta Marathon? Perbandingan saja, untuk kategori Full Marathon, biayanya sebesar 900 ribu rupiah, nyaris dua kali lipat dibanding event yang sama di kota lain.

So, ini bukan cuma soal olahraga, tapi juga soal bisnis.

mandiri-jakarta-city-marathon-sportourism.jpg

Jakarta City Marathon berbeda dengan Jakarta Marathon. Jakarta City Marathon hadir karena ketidakpuasan para pelari, utamanya pelari hobi terhadap event Jakarta Marathon di tahun 2017 yang disebut event Jakarta Marathon terburuk sejak di pertama kali di adakan pada 2013.

Jalur lari yang tidak steril dan waktu start yang tidak tepat menjadi alasan utama. Inspiro sebagai Race Organizer utama dari Jakarta Marathon mendapat kritikan dan hinaan pedas.

Atas alasan itu, munculah dengan “tiba-tiba” Aliansi Komunitas Lari Jakarta (AKLJ) bersama Bank Mandiri menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sandiaga Uno pada tanggal 26 Juli 2018.

Misi utama AKLJ adalah jelas, ingin membuat event lari marathon di Jakarta lebih bergengsi, lebih rapi, bahkan setaraf Bali atau Borobudur Marathon yang di tahun 2017 mendapat predikat event marathon terbaik. AKLJ membawa misi sejuta umat.

Ide AKLJ didukung oleh Sandiaga, dan otomatis di dukung oleh segenap komunitas lari yang memang menginginkan event Jakarta Marathon yang lebih baik.

“Terus, sampeyan jadi ikut gak?”

“Kalo ada yang aneh-aneh, insting saya jalan duluan gus..” Jawab saya.

Bayangan awal, AKLJ dan Pemprov DKI ingin mendobrak Inspiro di Jakarta Marathon agar lebih serius menggarap event. Atau bahkan mengganti Inspiro sekalian.

Tapi ternyata tidak, AKLJ yang direstui oleh Sandiaga Uno justru membuat event tandingan, yang waktunya hanya seminggu lebih cepat dari older brother, Jakarta Marathon. Ditambahkan embel-embel City untuk membedakan.

Kenapa tidak Inspiro saja yang diganti?

Usut punya usut salah satunya karena Inspiro diduga sudah memiliki “kontrak” dengan Pemprov DKI sejak 2013 hingga konon, di atas tahun 2020. Saat itu, Inspiro “berkontrak” dengan Pemprov DKI yang saat di jabat oleh Gubernur Joko Widodo dan Wakilnya Ahok. Singkat kata, Inspiro identik dengan Jokowi-Ahok.

Jadi untuk mengganti Inspiro adalah hal yang tidak mudah, karena akan menyalahi kontrak dan Pemprov DKI saat ini akan bermasalah dengan hukum.

Adalah AKLJ yang di wakili oleh mantan Ketum PASI, Teguh Anantawikrama yang di support oleh Wagub DKI saat itu, Sandiaga Uno untuk menggelar event “tandingan” itu. Siapa Teguh? Atau lebih dulu kita bertanya, siapa itu AKLJ?

AKLJ atau Aliansi Komunitas Lari Jakarta, ternyata cukup sulit menemui asal usulnya di google, bahkan hingga page akhir tidak ditemukan informasi mengenai AKLJ selain pertemuan tim AKLJ dengan Sandiaga Uno dan event Jakarta City Marathon.

Maka bisa diambil secuil kesimpulan, bahwa AKLJ dibentuk khusus untuk “melancarkan” event tandingan tersebut, memakai istilah “komunitas” sebagai bentuk penguatan aliansi bahwa AKLJ didukung oleh komunitas lari di Jakarta.

Sedikit bukti ialah banyaknya kawan-kawan yang bingung dengan munculnya AKLJ ini, darimana dan pernah eksis apa tak pernah ada infonya. Bahkan ada kawan yang di facebook nyeletuk “jangan-jangan aliansi hoaks?”

Sedangkan Teguh Anantawikrama sendiri adalah tokoh yang sudah malang melintang di dunia pelarian, para kawan runners sering mengatakan jika ingin ketemu Teguh temuilah di CFD Semanggi jam 9 pagi di hari Minggu. Beliau sendiri adalah mantan Ketua Umum PASI (Persatuan Atletik Indonesia). Kontribusinya tak diragukan.

Yang menarik adalah keaktifan beliau di luar dunia lari, berkarir di Bakrie Telecomm sebagai Executive Vice President dan juga menjadi Chief External Affair Officer di ANTV. Dua-duanya milik grup Bakrie.

Selain dari itu, beliau juga aktif di Kamar Dagang Indonesia (KADIN) sebagai Ketua Komisi Tetap Akses Permodalan UMKM. Beliau dikenal juga dekat dengan Cawapres no urut 02, Sandiaga Uno. Terlihat dari beberapa foto di sosial media yang memperlihatkan keakraban mereka, baik di dunia lari, maupun di dunia bisnis.

So, seperti diketahui bersama hingga saat ini, kemana arah politik grup Bakrie meskipun Golkar sendiri terpecah dua kubu, antara kubu Bakrie yang masih dalam posisi mendukung Prabowo-Sandi, dan kubu Golkar sendiri yang masuk ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.

Dari latar belakang Teguh itulah tak heran jika muncul spekulasi bahwa Jakarta City Marathon dan Jakarta Marathon adalah pertarungan kubu no. 01 dan 02 di Pilpres 2019.

Pun tidak bisa disalahkan juga, karena posisi Jakarta City Marathon seperti menggunting dalam lipatan. Pertama dari sisi waktu, Jakarta City Marathon diadakan pada tanggal 21 Oktober 2018, sedangkan Jakarta Marathon jauh-jauh hari sudah mengumumkan di adakan pada tanggal 28 Oktober 2018. Hanya selang seminggu.

Kenapa harus mepet kawan? Padahal masih ada bulan November atau Desember bukan? Apakah dalam selang seminggu jalanan Jakarta yang super padat harus di sterilkan 2x demi untuk menghelat acara lari marathon yang notabenenya adalah acara hobi?

Jika saya di posisi pak Polisi, saya akan geleng-geleng kepala sambil ngoceh “capek-capekin aja…”

Di koran bahkan saya sempat membaca jika Pandi Buntaran, Course Technical dari Mesa Race sebagai Race Organizer berkata jika ” ‘Gunung’ itupun meledak Kamis pagi”

Apa yang dimaksud dengan gunung dan ledakan? Apakah memang race ini sudah memiliki tekanan sejak awal?

Hehe, dan olahraga ini pun menjadi semakin menarik saja. Let’s run!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.