FAQ Newbie Tentang Kopi

kopiMemang indah jika berbicara kopi, kopi bukan hanya soal rasa, tapi juga soal jiwa. Kopi mengandung beragam makna, bahkan bisa berbicara mewakili si penikmat itu sendiri hanya berdasar jenis kopi yang paling sering di minumnya.

Tetapi, untuk bisa menikmati jiwa dari kopi itu sendiri – yang sering disebut kenikmatan hakiki– kita sebaiknya tahu lebih dulu (meskipun sedikit) tentang seluk beluk kopi, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta.

Nah, berikut ini ada beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan dari beragam kawan yang baru saja mulai mencoba menikmati kopi..So. Here we goo..

1. Apa Perbedaan Arabica dan Robusta?

Dari hal paling dasar, yaitu rasa. Apabila sudah dimasak/brewing, Arabica memiliki tekstur yang lebih lembut, memiliki rasa khas asam, aroma lebih tajam dan menurut saya nih ya, lebih wangi ketika terseduh air panas. Pokoknya kalau kamu langsung mencium baum wangi khas kopi ketika kopi tersentuh air panas dan berasa agak asam ketika diseruput, bisa dipastikan itulah Arabica.

Sedangkan Robusta, rasanya lebih tebal, kuat mirip minuman coklat karena tekstur yang juga tebal/pekat. Hampir tidak ada rasa asam dan menurut saya nih, robusta rasanya lebih cowok, lebih natural kopinya, mungkin karena tidak ada rasa asam disitu.

Meminum robusta sebaiknya dengan gula karena rasanya amat pahit agak hangus, rasa yang muncul akibat proses sangrai. Kopi robusta mudah ditemui kalau kita traveling ke daerah Kalimantan Selatan dan Utara, ada perpaduan kopi Indonesia dengan kopi Malaysia disitu yang memang didominasi oleh robusta.

Arabica pasarnya lebih luas dan lebih disukai oleh masyarakat  dunia. Mungkin karena rasanya yang lebih lembut, wangi, less acid, terkesan classy dan banyak varietasnya. Beda dengan robusta yang banyak dijadikan campuran kopi sachet ataupun kopi warung tongkrongan dengan kadar kafein dan asam yang tinggi.

Arabica cocok dengan teknik manual ataupun semi otomatis ala barista kafe, sedangkan robusta paling cocok dengan tubruk, tanpa teknik ba bi bu lagi..

Sedangkan perbedaan teknisnya, silahkan dilihat di bagan ini..

arabicavsrobusta

2. Mengapa Kopi berwarna hitam?

Pernah dengar kata-kata”ah, kamu masih hijau, tahu apa?” Pasti pernah kan? Nah, kata “hijau” yang digunakan di dalam kalimat itu merupakan majas yang berarti “anda masih amatir” atau belum punya pengalaman. Ternyata majas itu diambil dari proses kopi lho.

Awalnya biji kopi memang tidak berwarna hitam, melainkan hijau keputih-putihan setelah dilakukan pemisahan dari chery kopi atau buah kopinya dengan biji kopi. Setelah dilakukan pemisahan, biji kopi masih harus dijemur dulu untuk mendapatkan kadar air yang cukup dan memenuhi stardart sebelum di sangrai atau roasting.

Nah, ketika proses sangrai ini ada beberapa level, yaitu low roast, yang menyebabkan biji kopi berwarna coklat muda, medium roast berwarna coklat tua, dark roast biji kopi berwarna coklat kehitaman dan terakhir dark and beyond roast, dimana biji kopi berwarna hitam pekat.

Semakin hitam, proses roasting semakin lama. Rasa semakin tebal dengan aroma yang khas. Ibaratnya, kalau itu cowok, semakin lama proses jatuh bangun maka semakin berpengalamanlah cowok tersebut. Sudah gak “hijau” lagi gaes…hehe..

kopimasak

3. Apa saja jenis-jenis Kopi daerah di Indonesia?

Dari Jawa banyak sekali, ada  robusta yang diambil dari daerah Jawa Timur, Gunung Kawi, Malang yang punya rasa khas. Di daerah Ijen Jawa Timur yang paling terkenal tentu saja arabica Jampit dan Blawan yang punya rasa manis, pekat dan aroma kuat, yang jadi inspirasi film Filosofi Kopi.

Lalu di Jawa Tengah ada kopi Ambarawa yang juga melegenda dan di Jawa Barat ada Kopi Priangan atau yang dikenal dengan Java Preanger.

Belum lagi dari Sumatra ada robusta dari Lampung yang harus ditunggu 7 menit setelah diseduh atau dilakukan french press agar ampas tak tertelan karena tekstur kopinya yang kasar. Yang mahal dan terkenal tentu saja Kopi Mandailing dan Sindikalang dari Sumatera Utara yang harganya setelah roasting dan giling bisa mencapai 160 ribu per 100 gr. Dan one and only Aceh Gayo, ini yang menurut saya justru paling nikmat.

Lalu ada Flores Bajawa, ini hampir setara dengan Aceh Gayo dengan rasa asam yang sedikit berkurang. Lalu Toraja Kalosi, dengan rasa yang lebih tebal. Dan lain-lain, Indonesia adalah surganya kopi.

4. Berasal darimanakah Biji Kopi Asia?

Pertama adalah, tidak ada kopi yang asli berasal dari Indonesia ataupun Asia, oke. Tanaman kopi berasal dari Ethiopia yang disebarkan keseluruh dunia termasuk Belanda yang menanam kopi di tanah Jawa sekitar tahun 1600-an, jadi kalau ada yang masih nyombong bahwa Indonesia negeri yang kaya karena salah satu penghasil kopi, itu benar.

Tapi kalau ada yang klaim bahwa Indonesia adalah asal mula kopi, dia jelas ngaco dan kurang ngopi.

kopi

5. Apa perbedaan Cappucino, Latte dan Flat White?

Cappucino merupakan gabungan komposisi 1/3 espresso, 1/3 steam milk dan 1/3 sisanya adalah milk froth atau susu yang dihangatkan dengan uap air. Rasa Cappucino ketika pertama disesap adalah rasa foam yang tebal diikuti rasa kopi dan milky setelahnya, bisa dibilang rasanya seimbang. Anda bisa meminta espresso double shot untuk mendapatkan rasa pahit kopi yang lebih kuat.

Sedangkan Latte, dalam bahasa Italia yang berarti susu adalah gabungan antara 1/3 espresso dan 2/3 susu cair yang di steam, lalu ditambahkan foam tipis diatasnya. Rasanya tentu saja lebih dominan susunya atau milky.

Flat White sendiri menurut saya lebih seperti kopi susu sebenarnya, yang biasa anda temui di dalam gerbong Kereta Api. Campurannya hampir sama dengan latte namun tanpa foam. Tapi di beberapa di kedai kopi yang pernah saya kunjungi, beberapa barista justru mengurangi takaran susunya, sehingga rasa kopinya kuat di awal dan membedakan dengan latte itu sendiri.

Buat anda yang ingin rasanya ngopi dengan rasa susu yang tipis, flat white tanpa gula adalah jawabannya.

6. Pacar saya suka Cappucino dan saya suka Dopio, apakah kami berjodoh?

Untuk yang belum tahu apa itu dopio, dopio adalah espresso double shot. Jadi bagi penyuka dopio bisa dipastikan dia hidup mati cintanya ya sama kopi, kalau perlu kopi item sachet pun diseduh tanpa gula. Ini menandakan dirinya seorang pemberani yang mampu ambil resiko meskipun itu pahit.

Sedangkan cappucino adalah penyuka keindahan dan keseimbangan, sekilas tidak berjodoh karena banyak penyuka keseimbangan yang takut ambil resiko, karena nyaman dengan keseimbangan itu.

Tapi jangan kecewa, justru si penyuka kesimbangan keseringan penasaran sama yang suka ambil resiko lho, buktinya ada cappucino double shot espresso alias cappucino dopio kok.

Well, love is about how you are..not who you are..

7. Saya suka Tubruk, dan mantan saya suka Latte, biasakah kami balikan?

Mohon maaf, untuk yang ini secara terus terang saya katakan tidak bisa. Tubruk itu sangat apa adanya, dia tidak menyadari bahwa dirinya sudah tiga hari tidak mandi, bahkan juga tidak sadar bahwa jempol kakinya penuh kutu. Sedangkan latte adalah pribadi yang lembut, santun dan classy. Susah disatukan.

Jika masih pedekate mungkin masih bisa ditolong, tapi jika sudah mantan, jelaslah bahwa si latte sudah pasrah dan nyerah untuk sekedar teriak bahwa si tubruk sudah bau sangit.

Tagline di atas “love is about how you are” gak berlaku, sori.

8. Saya penggila Kopi, tapi mertua saya hobi teh, what should I do?

Nothing you can do mate. Ini seperti kamu suka steak dan mertua kamu sukanya Cap Cay, gak nyambung gaes. Dan kamu gak perlu kayak orang memohon kelulusan nilai kuliah sampai di bela-belain beliin teh untuk mertua kamu. No!

Terima saja perbedaan itu, asal jangan sampai ada kejadian kamu mencampur english breakfast tea-nya dengan cipratan arabica brewing kamu secara gak sengaja.

Kalau kamu masih sehat setelah kejadian itu, kabari saya.

Advertisements

One thought on “FAQ Newbie Tentang Kopi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s