Kata Kita Soal Skema Gross Split

Kata Kita Soal Skema Gross Split

caavrumm8xPemerintah akan memberlakukan skema gross split mulai 2017 untuk menggantikan skema kontrak bagi hasil dengan cost recovery yang selama ini digunakan. As usual, pro kontra pun muncul. Kita yang membaca kadang dibuat pusing soal komentarnya, istilahnya saja sudah bikin bingung kok hehe.

Terus, apa sih skema gross split itu? Gross split adalah suatu bentuk kerjasama migas yang pembagian hasilnya ditetapkan dari hasil bruto (gross). Gampangnya, begitu kontraktor mengangkat (lift) minyak, disitulah hasil mulai dibagi, sebelum dikurangi biaya produksi dll. Opsi pembagiannya tergantung negosiasi dengan pemerintah, tergantung pada faktor geografis, tingkat kesulitan lifting dll.

Tapi, ketika kita bicara apapun di Indonesia saat ini, sepertinya hanya ada dua paradigma pokok. Pandangan seorang haters dan seorang lovers. Haters sebagai representasi kontra pemerintah, apapun pokoknya jelek. Dan lovers adalah kebalikannya, dengan militansi yang nyaris sama..hihihi..

Pun juga ketika berkomentar soal rencana pemerintah memberlakukan sistem gross split ini, untuk menggantikan skema cost recovery yang selama ini bikin mumet. Yang bikin lucu ya komentarnya. Semua pastilah ada baik dan buruknya, tapi menarik bahwa komentar yang muncul justru mewakili faktor like and dislike kepada pemerintah.

Kembali bangsa ini terpecah, gan. Nih..

Tim ProLike-Lovers:

  • Skema gross split memotong alur birokrasi, sehingga biaya birokrasi yang rentan korupsi bisa ditekan. Calon koruptor siap siap jualan kacang, dan buat video menangis.
  • Kontraktor migas akan lebih tertarik untuk bereksplorasi karena memiliki “kebebasan” untuk melakukan efisiensi teknologi dan sumberdaya.
  • Menghilangkan cost recovery yang selama ini jadi ajang pencarian bakat tambahan pendapatan kontraktor migas yang jelas membebani APBN. Bagaimana tidak membebani jika selembar kertas saja bisa diklaim masuk kedalam cost recovery?
  • Cocok di lokasi eksplorasi yang sulit untuk dilakukan enhanced oil recovery, enhanced oil recovery adalah optimalisasi sumur untuk meningkatkan cadangan minyak. Pada letak geografis yang sulit, biaya EOR pasti akan meningkat, bayangkan jika ini diklaim oleh para kontraktor migas kepada pemerintah melalui cost recovery, pembagian bukan lagi 85:15, tapi mungkin sudah 35:65.
  • Dengan gross split, pembagian sudah di tentukan di awal, mau murah atau mahal, pembagiannya tetap. Gak perlu ada gontok-gontokan lagi dengan SKK Migas, DPR bahkan hingga arbitrase.

Kemungkinan, inilah yang sudah diantisipasi oleh Arcandra sebagai Wamen ESDM, ada potensi sumur-sumur di Indonesia dimana terdapat minyak-minyak yang kental, berat dengan permeabilitas rendah yang bisa diangkat naik ke permukaan.

Sedangkan pandangan tim kontradislike – haters, yang juga diwakili Gerindra, adalah:

  • Bisa menghilangkan peran SKK Migas sebagai pengawas, SKK Migas akan jadi supplier kodok.
  • Adanya ancaman tenaga kerja asing. Ketakutan negara kita akan dikuasai makhluk-makhluk asing semacam bangsa alien.
  • Pemerintah dianggap belum memiliki perbandingan lifting cost dengan negara lain. Lifting cost adalah biaya yang dibutuhkan untuk mengangkat 1 barrel minyak ke permukaan.
  • Belum ada perbandingan dengan negara lain terutama antara gross split dan sistem bagi hasil yang digunakan sekarang.
  • Ancaman menurunnya nilai TKDN, karena kebebasan kontraktor migas dalam hal pengadaan material berteknologi. Kita dianggap cuma bisa bikin sinetron ketimbang produksi pipa seamless 4 inchi.
  • Akibatnya, perusahaan lokal merasa terancam, pengusaha pipa terancam akan jadi tukang bubur yang tak pernah naik haji.

Nah, menarik kan pandangan para pakar itu? Yang setelah ditelusuri memang masing-masing punya kecenderungan terhadap pemerintah. Si A yang bicara pesimis, rata-rata punya track record yang selalu menolak apapun ide pemerintah, dan si B yang mendukung pun punya historis sebagai lovers pemerintah.

Apapun itu, yang pasti pemerintah sudah punya hitung-hitungan rinci. Tetap ada Plant of Development (PoD), Work Program & Budget (WP&B), perhitungan TKDN dan lainnya, yang harus diserahkan kontraktor kepada pemerintah. Apalah kita yang cuma modal detik.com, paling banter juga nytimes.com, itupun di translate dulu ke bahasa.

Regulasi pasti akan dibuat pemerintah, yang pasti adalah perombakan skema ini patut di apresiasi, ada gebrakan.

Patut dinantikan.

Eh, kamu lovers atau haters?…………………………………………………………ups!

Tarakan,1512

Advertisements

3 thoughts on “Kata Kita Soal Skema Gross Split

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s