Anies Baswedan Sang Kuda Hitam dan Prediksi Sang Pangeran Cikeas

Bahkan saya berani mengatakan bahwa Anies Baswedan sudah resmi menjadi sang kuda hitam... Sangat menarik apa yang di sampaikan oleh istri saya, yang tergolong mamah muda kekinian tadi pagi.. "Pah, Anies Basewedan jadi nyagub toh?" "Ho oh, kenapa?" "Wah, gokil nih, ya pasti menang lah yaaa, Anies Baswedan gitu loocch.." Ups! Masak sih? Ucapan spontan … Continue reading Anies Baswedan Sang Kuda Hitam dan Prediksi Sang Pangeran Cikeas

Advertisements

Medco, Antara Nasionalisme dan Singapura

Ada berita yang menggembirakan kemarin (17/9), tapi sekaligus juga agak memprihatinkan. Berita itu ialah soal rencana akuisisi Medco Energi terhadap seluruh 40% saham kepemilikan ConocoPhillips di Blok B Natuna Selatan. Sekadar catatan bahwa Blok B Natuna Selatan merupakan Blok produksi yang menghasilkan minyak sebanyak 30 ribu barel per hari dan gas bumi sebanyak 300 juta … Continue reading Medco, Antara Nasionalisme dan Singapura

Ojek Online? Ya Iyalah!

Dahulu kala, ayah saya pernah disibukkan dengan kunci rumah. Jadi ceritanya kunci rumah yang seharusnya beliau pegang tertinggal di rumah saudara, karena saat itu sudah larut malam, meminta saudara mengantar juga segan karena jaraknya jauh. Ketika itu, ayah saya mendatangi ojek yang masih mangkal di depan dan meminta ambilkan kunci, tapi apa jawaban si tukang … Continue reading Ojek Online? Ya Iyalah!

Menulislah, Demi Hubungan Yang Sakinah

Saya sedang dalam perjalanan dari Pondok Kopi menuju kawasan Tb Simatupang ketika mendapat sebuah notifikasi facebook dari teman di Kompasiana. Berhubung macet, maka saya punya waktu leluasa untuk membacanya. Judulnya sangat menarik, "Haruskah merasa malu karena setiap hari menulis?", artikel ditulis oleh Sdr. Pebrianov, seorang kawan maya saya yang biasa di panggil Prof alias Profesor karena … Continue reading Menulislah, Demi Hubungan Yang Sakinah

Ketika Nabi Ibrahim dan Haji Sudah Tidak “Hits” Lagi

Sekitar lima bulan yang lalu saya menulis di kolom Kompasiana menyoal kata-kata "pret" Mama Dedeh yang secara tidak langsung ditujukan kepada Yusril Ihza Mahendra setelah acara keagamaan yang diselingi oleh politik ala kekinian. "Pret", adalah kata-kata "pisau" yang mewakili perasaan segenap masyarakat terhadap calon pejabat yang banyak mengumbar janji. Yang jadi persoalan, seluruh janji, seluruh orasi dan … Continue reading Ketika Nabi Ibrahim dan Haji Sudah Tidak “Hits” Lagi

“Cocot” Motivator: Jadikan Cicilan Sebagai Motivasi Yang Hakiki!

Suatu ketika pada 20 tahun yang lalu, kami berjalan-jalan di pasar tradisional, seperti biasa ibu saya selalu tergerak untuk membeli sesuatu entah cemilan atau barang-barang, dan kali itu ibu coba membeli krupuk opak atau sermiyer. Harga yang di tawarkan abang penjual adalah Rp. 1500. Seperti ibu-ibu yang lain, ibu saya pun coba menawar di harga … Continue reading “Cocot” Motivator: Jadikan Cicilan Sebagai Motivasi Yang Hakiki!

5 Budaya Qatar Yang Bisa di Aplikasi di Indonesia Tanpa Harus Nyinyir

Sempat tinggal di negeri Qatar, tepatnya di ibukota Doha pasti meninggalkan kesan tersendiri bagi saya dan keluarga, meskipun gaji masih belum bisa untuk buzzer pilgub DKI tapi setidaknya bisa disyukuri untuk meningkatkan gizi anak dari sekedar ikan asin menjadi ikan kembung. Hal lain yang berkesan tentunya adalah budaya. Beda negara, beda budaya, adaptasi? Sudah tentu wajib, toh … Continue reading 5 Budaya Qatar Yang Bisa di Aplikasi di Indonesia Tanpa Harus Nyinyir

Pelukis Jalanan: Jejak Bangsa dan Ironinya

Hari libur ini terasa berbeda, entah karena sesuatu apa, kaki ini tiba-tiba membawaku kembali menyusuri jalanan untuk bertemu dengan seorang kawan, seorang seniman yang tergolong edan, tidak biasa. Pelukis jalanan. Bambang Tridoyo, nama yang sungguh jadul, sejadul lukisan yang terpampang di sekelilingnya: hitam putih, sarat kemanusiaan, dan memiliki nilai nasionalisme yang tinggi.   Mulai 1975 … Continue reading Pelukis Jalanan: Jejak Bangsa dan Ironinya

Perjanjian Batutulis dan Nasehat bagi Para Jomblo

Sebetulnya saya agak malas ketika menulis artikel ini, Pertama: Sedang bosan politik. Yang kedua: Di K (Kompasiana) sudah banyak artikel politik yang bikin takjub, heboh dan viral, artikel saya mah apalah atuh. Tapi kamarin, saya kebetulan nebeng teman dalam perjalanan pulang kantor. Maklum, mungkin karena macet, hujan dan suasana syahdu, sehingga terjadi percakapan berikut: "Mas, … Continue reading Perjanjian Batutulis dan Nasehat bagi Para Jomblo