Bulan Juli, Awas Bahaya Laten Kolestrol Bertebaran!

Lebaran sudah berlalu seminggu, kesenangan apapun namanya berkaitan dengan liburan sudah usai, ayo move on..Lha, ada yang masih belum bisa move on? Sebenernya sama dengan saya nih, rumah, kasur dan ingatan liburan masih membekas seperti mantan yang tak pernah padam..halah.

Tapi tadi pagi, saya memaksakan diri (harus) untuk move on, bukan karena pekerjaan (kerja masih besok..hehe) tapi karena KOLESTROL. Ya, kolestrol. Kok bisa? Ya bisa, toh tanda-tanda kolestrol itu nyata, tidak tersembunyi seperti hilal lebaran. Gini tandanya, pagi tadi, seluruh pundak saya seperti di tindih batu besar, beratnya minta ampun, mau bangun tidur rasanya beraattt sekali. Wah, gejala nih..

Sehabis subuh pun saya buru-buru ke RS dekat rumah, masuk UGD dan minta segera di cek kolestrol. Dan wow, angka 240 muncul untuk kolestrol total, artinya sudah masuk kategori ti ati gaes. Lalu apa penyebabnya? Banyak, dan pasti anda semua mengalami ini, kata dokter sih gitu.

First time, the one and only adalah makanan. Jangan ditanya lebaran kita makan apa saja, nih kalau saya pribadi:

Di rumah mertua: Rendang, tauco tahu udang, telur balado, pepes pesmol, sayur buncis santan, krupuk kulit. Hari kedua: Nasi kebuli komplit plus daging kambing dan ayam bakar, ketupat ketan.

Di rumah orang tua: Opor ayam, sambel goreng ati pete, telur petis, semur daging. Hari kedua: Gudeng komplit plus koyor (jerohan daging dan lemak).

See..saya menimbun begitu banyak penjahat di dalam perut, itu baru sampai hari kedua, hari ketiga pun kami dan keluarga tadinya mau nyarinya ya yang seger-seger, tapi ketemunya tak jauh dari yang namanya kolestrol; Bakso, nah siang udah segeer..eh malamnya malah nyate..lengkap deh.

Pun dengan hari-hari berikutnya hingga kemarin kami masih juga menyantap masakan sisa lebaran yang di hangatkan. Hingga akhirnya, pagi ini bahaya laten kolestrol menggerus saya tanpa ampun.

Sepulang dari RS, saya langsung menuju ke tempat sepatu, sepatu olahraga yang pisah ranjang selama sebulan pun saya paksa untuk kembali rujuk dengan saya. Halo sepatu, yuk kita kemon..Dan lumayan, 5 putaran kompleks bisa saya lahap dengan lari santai di kombinasi dengan jogging. Hasilnya jarak total 3.22 km bisa selesai dalam waktu 15.22 menit dengan pace 6.45. Huff..mati kau rendang, opor dan semua teman-teman mu!!

Setelah itu, tentu tablet simvastatin yang sudah menjadi andalan ketika bahaya laten kolestrol ini melanda pun saya lahap sehabis sarapan telur dadar (cukup ya..), lumayan, ketika menulis ini pundak ini sudah agak redaan.

Jadi bagi kawan-kawan yang baru pulang mudik dan besoknya mau masuk kerja, gak ada salahnya untuk cek kolestrol, jangan tunggu sampai pundak terasa berat. Banyak teman yang langsung ambruk bahkan meninggal tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda pundak berat lho, jadi serius ini bahaya..lebih baik antisipasi sejak dini.

Karena pasti, kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein) hampir semua orang akan naik ketika lebaran. Jadi. So, tips dari saya, cek kolestrol dan segera lakukan olahraga ringan, jogging atau sekedar jalan muter-muter kompleks pun tak apa. Daripada ambruk?

Advertisements
About

Tukang Ngopi. “Kemampuan membaca itu sebuah rahmat. Kegemaran membaca; sebuah kebahagiaan.” ― Goenawan Mohamad Sila baca blog saya yang lain di http://srimayainvestment.blogspot.com

Tagged with:
Posted in Tips
4 comments on “Bulan Juli, Awas Bahaya Laten Kolestrol Bertebaran!
  1. Cathenna says:

    Aduuhh bang ryo..kolestrol juga nih hahaha

    Like

  2. abahraka says:

    Kalo saya mah siasatinya dengan puasa lagi Pak Ryo, sekalian biar perut gak buncit lagi hehe, lumayan kan pas puasa perut udah kempes…

    Like

  3. fahrizinfa says:

    Saya juga setelah selsai mudik memaksakan diri untuk mulai berolah raga lagi… makanan yang dimakan saat lebaran dan mudik kolesterol nya parah banget hahahaha…

    Like

Leave a Reply to Cathenna Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow laptop paijo on WordPress.com

Jangan lupa masukkan email anda disini ya

Arsip Tulisan
KURUSETRA

and the Bharatayuda within

The Second Avenue

Indonesia Street Photography

Shoot New York City Blog

Photo Tours & Street Photography Workshops

John Wreford Photographer

Words and Pictures from the Middle East & Balkans

Cerita Motivasi - Kumpulan Kisah Inspirasi Terbaik

Kumpulan cerita motivasi, kisah inspiratif, cerita bijak, kisah teladan. Bisa dijadikan renungan agar kehidupan menjadi lebih baik.

Ruang Baca

saya tak memiliki apapun, tak juga surga, tak juga neraka

khsblog :-D

Tulis, Telas dan Tulus...

Daun Woka

Berlarilah Mengejar Mimpi namun jangan sekali-kali berlari terlalu jauh dari sejarah

GAYOTAKENGON

Budaya kopi...Kopi budaya... heal and real..

Lazione Budy

'Saoirse' is not a word, it's angel

Gorboman Running

Mengulas hobi secara jujur dari sudut pandang orang awam.

George Lakoff

George Lakoff has retired as Distinguished Professor of Cognitive Science and Linguistics at the University of California at Berkeley. He is now Director of the Center for the Neural Mind & Society (cnms.berkeley.edu).

Rottin' in Denmark

Is this gentleman bothering you?

Emanuel Setio Dewo

Mari berkarya

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

ngalor ngidul ketemu kiblat

Berjumpa Hikmah dari Berbagai Arah (Sapi Betina 115)

leniaini blog

between thoughts and memories