Kereta, Anagram Sebuah Ibukota

Kereta api, lebih dari dua tahun lalu semenjak dirinya berkata tidak, yang mengubur impian ku dan aku lari padamu. Ada rasa rindu yang menggebu, ada kisah yang tidak bisa di ceritakan dan di sampaikan kecuali di rasakan.

Di sepanjang rel itu, kau bercerita tentang dirimu yang menjadi aset masyarakat Jakarta. Kau sebagai solusi kemacetan Jakarta yang epic, bukan asal mainstream.

IMG_1880

@ryokusumo

Kau berkata, bahwa Jakarta, bukan hanya berisi warga kantoran, bukan cuma berisi pria berkemeja dan mbak-mbak ber rok sepan. Jakarta juga berisi para pedagang kecil yang selalu riuh mengisi kemeriahan kota. Dengan bangga kau berkata, bahwa mereka bersama setia menunggu mu.

kereta9

@ryokusumo

Rel yang bersambung terus, seakan bercerita, hey..ini lho hidupmu, terus bersambut, sambung menyambung, jangan kau putuskan sebelum sampai tujuan.

kereta7

@ryokusumo

Mereka rela berdesakan, berhimpit dengan saling mencium aroma nafas dan parfum tengik para penjaja rokok, buah ataupun sekedar tisu. Dari kantoran sampai pasaran. Setiap pagi.

kereta10

@ryokusumo

Semangat yang setiap pagi mereka tularkan, lebih dari semangat yang di teriakkan bung Tomo di Surabaya ketika pertempuran dulu. Ini semangat hidup bung, never let die!

kereta8 compress

@ryokusumo

Kau dengan merendah berkata, inilah sebuah estetika. Estetika yang selalu memendam sejuta harapan, sejuta impian dan sejuta rindu. Diantara sedih dan tawa, inilah banalitas kota. Jangan kau kekang, bebaskan saja.

kereta3 compress

@ryokusumo

Hingga kau tertawa lepas, selepas menikmati seduhan kopi ataupun sebatang kretek yang keluar asap lewat hidungmu. Tertawalah, ini kereta mu, ini Jakarta mu.

kereta4 compress

@ryokusumo

Disini, kita mengintip kehidupan, kita mengira-ngira masa depan, dengan was-was tanpa pernah kita tahu ada apa di depan kita. Tapi kau kembali berkata “Nikmatilah hari ini, hari ini adalah hadiah dari Tuhan”.

kereta5 compress

@ryokusumo

Inilah hidupmu, di kereta dimana kau dan aku bersatu. Kau, tempatku dua tahun yang lalu.

kereta2 compress

@ryokusumo

 

Advertisements
About

Tukang Ngopi. “Kemampuan membaca itu sebuah rahmat. Kegemaran membaca; sebuah kebahagiaan.” ― Goenawan Mohamad Sila baca blog saya yang lain di http://srimayainvestment.blogspot.com

Posted in Ekonomi, Fotografi
2 comments on “Kereta, Anagram Sebuah Ibukota
  1. Nurcahyo says:

    Menarik bgt blog nya mas..ulasan keren dn yg ini sy kyk lgi liat galery street photography. Sedap

    Liked by 1 person

  2. ZUHAIR AKBAR says:

    terimakasih telah membagikan page ini

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Follow laptop paijo on WordPress.com

Jangan lupa masukkan email anda disini ya

Arsip Tulisan
KURUSETRA

and the Bharatayuda within

The Second Avenue

Indonesia Street Photography

Shoot New York City Blog

Photo Tours & Street Photography Workshops

John Wreford Photographer

Words and Pictures from the Middle East & Balkans

Cerita Motivasi - Kumpulan Kisah Inspirasi Terbaik

Kumpulan cerita motivasi, kisah inspiratif, cerita bijak, kisah teladan. Bisa dijadikan renungan agar kehidupan menjadi lebih baik.

Ruang Baca

saya tak memiliki apapun, tak juga surga, tak juga neraka

khsblog :-D

Tulis, Telas dan Tulus...

Daun Woka

Berlarilah Mengejar Mimpi namun jangan sekali-kali berlari terlalu jauh dari sejarah

GAYOTAKENGON

Budaya kopi...Kopi budaya... heal and real..

Lazione Budy

'Saoirse' is not a word, it's angel

Gorboman Running

Mengulas hobi secara jujur dari sudut pandang orang awam.

George Lakoff

George Lakoff has retired as Distinguished Professor of Cognitive Science and Linguistics at the University of California at Berkeley. He is now Director of the Center for the Neural Mind & Society (cnms.berkeley.edu).

Rottin' in Denmark

Is this gentleman bothering you?

Emanuel Setio Dewo

Mari berkarya

Omnduut

Melangkahkan kaki ke mana angin mengarahkan

ngalor ngidul ketemu kiblat

Berjumpa Hikmah dari Berbagai Arah (Sapi Betina 115)

leniaini blog

between thoughts and memories